Buat kamu yang mau mengekspansi usaha menjadi lebih besar dengan cara menambah stok produk/makanan, sebaiknya harus rutin melakukan Stock Opname. Sebelum membahas lebih jauh, kenali dan pahami dulu yuk apa itu Stock Opname.

Pengertian dan Fungsi Stock Opname Secara Umum

Stock Opname adalah kegiatan perhitungan jumlah stok persediaan barang dagang secara fisik dan menyesuaikannya dengan buku pencatatan. Salah satu tujuannya yaitu untuk mengetahui apakah jumlah barang sudah sesuai dengan catatan pembukuan atau belum. Disisi lain, Stock Opname berfungsi untuk mengetahui ada tidaknya produk yang rusak/kadaluarsa ataupun hilang.

Fungsi Stock Opname untuk Usaha F&B

Seperti yang kita tahu, kalau kamu membuka usaha minuman dan makanan, bahan pokok produk tersebut pasti ada masa kadaluarsanya. Nah, Stock Opname disini berfungsi untuk mengetahui kapan dimulainya pembelian bahan pokok produk kamu sampai dengan tanggal masa kadaluarsanya. Nantinya, kamu ga perlu repot-repot cek setiap hari apakah bahan-bahan produk yang kamu punya sudah kadaluarsa atau belum.

Kapan Stock Opname Dilakukan?

Stock Opname dilakukan berdasarkan ketentuan yang kamu buat maupun berdasarkan dari kondisi penjualan. Misalkan demand dari produk kamu selalu tinggi, berarti kamu harus melakukan Stock Opname sesering mungkin, bisa seminggu sekali atau dua minggu sekali. Gunanya, supaya stok persediaan bahan pokok yang kamu simpan tidak habis dan kualitas mutunya tetap terjaga.

Prosedur Stock Opname yang Tepat dan Mudah

Pada umumnya Stock Opname memerlukan waktu yang tidak sebentar karena harus melewati beberapa prosedur. Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

  1. Tahap paling awal yang harus kamu lakukan adalah memilah dan merapikan bahan/barang sesuai dengan kelompoknya. Ini bertujuan untuk memudahkan kamu nantinya dalam melakukan pendataan maupun pencatatan stok.
  1. Tahap kedua adalah melakukan persiapan pendataan dan pencatatan pada bahan/barang yang kamu miliki. Pada saat dilakukan pencatatan, tidak boleh ada bahan/barang yang mutasi keluar maupun masuk sampai pencatatannya selesai. Gunanya agar data yang kamu catat akurat sesuai dengan kondisi atau jumlah riil di tempat penyimpanan. Maka yang paling ideal adalah kamu bisa melakukan Stock Opname pada hari libur, dimana tidak ada mutasi barang keluar masuk.
  1. Tahap ketiga adalah melakukan pencatatan Stock Opname. Harus kamu pastikan bahwa seluruh bahan/barang sudah masuk dalam Stock Opname yang sedang kamu buat, dan barang yang sudah masuk pencatatan bisa kamu beri label/tag/sticker agar tidak terdata berulang kali. Pastikan seluruh bahan/barang sudah kamu catat.
  1. Tahap keempat adalah rekapitulasi data atau merangkum semua catatan yang sudah kamu buat menjadi satu laporan atau berita Stock Opname. Gunanya sebagai pertanda bahwa Stock Opname sudah dilakukan. Jangan lupa juga, hasil data tersebut harus kamu masukkan ke dalam sistem yang kamu punya untuk dilakukan penyesuaian jumlah.
  1. Tahap terakhir, kamu bisa menghitung jumlah keseluruhan dari Stock Opname yang sudah kamu buat. Metode hitungannya tergantung dari kebutuhan yang kamu mau, bisa hitung secara sistem periodik maupun perpetual.

Itulah beberapa langkah tentang stock opname yang bisa kamu terapkan di bidang usaha F&B. 

Tapi jika kamu masih bingung, kamu bisa coba pakai layanan di moodah.id, jasa akuntan profesional yang membantu kamu untuk melakukan pencatatan akuntansi secara keseluruhan. Salah satu layanannya adalah melakukan Stock Opname. Kamu gak perlu lagi repot-repot menghitung secara manual, dengan sistem yang kami punya, kamu cukup duduk manis tinggal menunggu hasil yang kami kerjakan.

Oke, semoga artikel ini bermanfaat dan bisa diimplementasikan ya. 

Author

Write A Comment